Depot air minum isi ulang semakin menjamur di berbagai kota, termasuk Surabaya. Namun, tidak semua depot mampu menjaga kualitas air yang dihasilkan. Salah satu faktor penentu adalah pemilihan media filter air. Kesalahan dalam memilih media filter dapat berakibat fatal, mulai dari air yang keruh hingga tidak layak konsumsi. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering terjadi:
1. Menggunakan Media Filter Murah Tanpa Standar
Banyak depot tergiur harga murah tanpa memperhatikan standar kualitas. Media filter yang tidak memenuhi spesifikasi dapat cepat jenuh dan tidak mampu menyaring kontaminan dengan baik.
2. Tidak Menyesuaikan Media dengan Sumber Air
Setiap sumber air memiliki karakteristik berbeda. Air tanah biasanya mengandung zat besi dan mangan, sementara air PDAM lebih sering bermasalah dengan klorin. Kesalahan memilih media filter yang tidak sesuai dengan kondisi sumber air membuat proses penyaringan tidak optimal.
3. Mengabaikan Lapisan Filter Berlapis
Filter air sebaiknya terdiri dari beberapa lapisan media, seperti pasir silika, karbon aktif, dan manganese greensand. Menggunakan hanya satu jenis media filter akan membuat penyaringan tidak maksimal.
4. Tidak Melakukan Perawatan Berkala
Media filter memiliki masa pakai tertentu. Kesalahan umum depot adalah tidak melakukan backwash atau penggantian media secara rutin, sehingga kualitas air menurun drastis.
5. Kurang Memahami Fungsi Setiap Media
Setiap media filter memiliki fungsi spesifik. Karbon aktif untuk menghilangkan bau dan rasa, pasir silika untuk menyaring partikel, dan zeolit untuk mengurangi kandungan amonia. Ketidaktahuan akan fungsi ini membuat depot salah dalam kombinasi media.
Solusi Tepat
- Gunakan media filter berkualitas dengan sertifikasi.
- Sesuaikan media dengan kondisi sumber air.
- Terapkan sistem filter berlapis.
- Lakukan perawatan rutin dan penggantian media sesuai jadwal.
- Pelajari fungsi setiap media agar kombinasi filter lebih efektif.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, depot air minum dapat menjaga kualitas air tetap jernih, sehat, dan layak konsumsi.